(0)

Perumnas Siap Bangun Rumah Bersubsidi 2.400 Unit Di BogorBisnis.com, BOGOR- Perum Perumnas berencana membangun perumahan bersubsidi sebanyak 2.400 unit di Kabupaten Bogor. General Manager Perum Perumnas Jabodetabek Dede Maslahat mengatakan lokasi pembangunan menyasar kawasan Leuwi Liang karena dianggap harga tanahnya masih murah.
"Rencana akan dibangun pada triwulan keempat tahun ini," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Minggu (17/7/2016).

Dia mengatakan saat ini pihaknya sedang tahap proses pembebasan lahan. Untuk sementara penggarapan lahan baru 20 hektar.

Menurutnya, lokasi di Leuwi Liang untuk dibangun hunian dinilai cukup propspektif. Nantinya akan dibangun perumahan bersubsidi tipe 36 dengan luasan 72 meterpersegi.

""Potensi satu hektarnya mencapai 60 unit rumah. Jadi jika selesai pembebasan lahan bisa mencapai 2.400 unit," paparnya.

Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 1 April 2019
Relaksasi Pajak Barang Mewah Bakal Bangkitkan Sektor Properti
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana merevisi peraturan Pajak Pertambahan Nilai untuk Barang Mewah (PPNBM). Wacana ini mulai bergulir sejak akhir tahun 2018 lalu. Sri menuturkan, penerapan PPNBM semula dilakukan agar mengurangi konsumsi barang-barang yang dianggap mewah. Namun, pemerintah perlu mencari cara agar pada saat yang sama penjualanBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 1 April 2019
Pengembang di Medan Tawarkan Rumah DP 10 Persen
MEDAN, KOMPAS.com - Harga sewa rumah setiap tahun dipastikan naik, sementara kenaikan penghasilan tak seimbang. Bahkan, separuhnya habis untuk membayar cicilan utang, atau juga kontrakan rumah. Pertanyaannya, kapan bisa menabung untuk membeli rumah milik sendiri. Jangankan beli tunai, untuk kredit saja, uang muka atau down payment (DP)-nya tak murah.Menjawab kebutuhan ini,Baca Selengkapnya
Berita Terkini | 1 April 2019
BP Tapera Operasi Penuh Awal 2020
Bisnis.com, JAKARTAKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah melantik lima pengurus Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) pada Jumat (29/3/2019).Setelah dilantik komisioner BP Tapera, Adi Setianto mengatakan akan beroperasi penuh sejak 1 Januari 2020. Keputusan tersebut sudah menjadi hasil keputusan tim, hal itu karena BP Tapera masih perlu membentukBaca Selengkapnya